Kantor Pusat
Wisma Kawasan Industri Medan
Jalan Pulau Batam No.1 Kompleks KIM
Tahap II - Medan, Sumatera Utara

Telp. (061) 6871177
Fax. (061) 6871088
e-mail. marketing@kim.co.id
    secretary@kim.co.id
Pusat Informasi Pusat Informasi
Pusat Informasi Pusat Informasi
E-mail Login
User ID
Password
 
Tentang Kami
Penjualan Lahan
Penyewaan
Usaha Lain
Investor
Visitor Stats
Berita - PT. Kawasan Industri Medan
Medan, (Analisa). Berkaitan
dengan  Peraturan Pemerintah No.29 tahun 2004 tentang larangan
penggunaan air bawah tanah, PT Kawasan Industri Medan (Persero) akan
menghentikan pasokannya ke seluruh industri dan perusahaan yang bernaung
di kawasan industri paling utara Kota Medan tersebut pada tahun 2013
mendatang. Sebagai langkah dalam memenuhi kebutuhan air bersih yang
lebih dari 250.000 m3, ke depannya PT KIM siap menggandeng investor dari
Jakarta sebagai pemasok.
Demikian dikatakan Dirut PT KIM Gandhi M Tambunan dalam acara sosialisasi Peraturan Kawasan Industri dan Pemerintah di Convention Hall Hotel Danau Toba Medan, Selasa (13/3). Menurutnya hingga saat ini PDAM belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut, maka sesuai tender PT KIM akan bermitra dengan PT Dain Celicani Cemerlang dari kawasan berikat Jakarta Utara yang telah berpengalaman penyediaannya.

Sehingga dengan demikian, PT KIM dapat menerapkan pembangunan kawasan industri yang ramah lingkungan. Mengingat selama ini dengan penggunaan air bawah tanah berdampak penurunan permukaan tanah yang dapat merusak kandungan bumi dan infrastruktur.

Diharapkan Januari mendatang sudah bisa berjalan. Dimana PT Dain akan menggunakan air Sungai Deli melalui pipa dan diolah sesuai kualitas air bersih yang ditetapkan Menteri Kesehatan.
Sebab selama ini, penggunaan air bawah tanah yang dilaksanakan KIM sementara ini secara langsung belum begitu terjamin kebersihannya.

Untuk mekanisme pembangunan fasilitas air bersih yang diperkirakan dengan investasi awal sebesar Rp35 miliar tersebut, sepenuhnya akan dibiayai dan dilaksanakan oleh perusahaan investor tersebut. "Sedangkan KIM hanya membayar pasokan air bersih tersebut dari PT Dain,"kata Ghandi.

Tentunya harga air bersih tersebut, diharapkannya bisa lebih murah dari harga air PDAM.
Pada kesempatan itu President Director PT Dain, David Suryabara menyatakan pihaknya siap melayani kebutuhan seluruh perusahaan di KIM yang ditaksir mencapai 400.000 m3. Sesuai persetujuan PU Divisi Sungai, pihaknya mampu menyediakan air bersih 1000 liter/detik. "Artinya dirata-ratakan jumlahnya sama dengan 2.200 juta m3 air bersih per bulannya,"ungkap David.
Disebutkannya hingga kini dalam melayani pasokan air bersih di kawasan industri berikat di Jakarta, pihaknya telah mampu menyiapkan kapasitas air bersih sebanyak 60 ribu liter yang setara dengan 110 juta perbulan.

Nantinya perusahaan mereka akan beroperasi di dua titik di Kelurahan Titipapan dan kawasan KIM tahap III dengan sistem Bill Operation Transfer (BOT).(maa)
Source: http://www.analisadaily.com/news/read/2012/03/14/40489/kim_tutup_penggunaan_air_bawah_tana
 
copyright ©2012 PT. Kawasan Industri Medan
all rights reserved.